Ngantir: Ketika Cahaya Itu Kembali
Jalan menuju Ngantir, Pacitan, berliku mengikuti lekuk perbukitan karst. Di kiri dan kanan, pepohonan berdiri tenang seolah menyimpan kisah-kisah panjang…
Jalan menuju Ngantir, Pacitan, berliku mengikuti lekuk perbukitan karst. Di kiri dan kanan, pepohonan berdiri tenang seolah menyimpan kisah-kisah panjang…
Pagi ini, Senin, 6 Juli 2026. Jarum jam menunjukkan pukul 08.11 WIB. Di hadapan saya terbentang lembar-lembar hasil FGD dan…
Saya adalah anak turun Bani Isma’il. Secara genealogis, saya berasal dari leluhur dan daerah yang sama dengan Kak Tuan Syamsuddin…
Namanya KH. Abdul Hannan bin KH. As’ad bin KH. Isma’il, di lingkungan kami akrab dikenal berasal dari Bujek en. Seperti…
Pertemuan Bani IKHAR (Ikatan Keluarga Haji Abdur Rasyid) hari ini bagi saya bukan sekadar agenda silaturahim, melainkan momentum strategis untuk…
Sebagai orang Madura, ada perasaan yang sulit dihindari, antara bangga dan jengkel. Bangga karena masyarakat Madura dikenal memiliki keteguhan, keberanian,…
Namanya sederhana Mat Juri dan Makmun. Dua alumni dari dua pesantren yang berbeda. Mat Juri, saya mengira namanya Muhammad Juhri…
Pagi ini, 3 Syawal 1447 H, saya bersilaturrahim ke Blega, tepatnya di Laok Songai. Perjalanan dimulai dari Coper Kidul, Ponorogo,…
Ketika ajaran agama berpadu dengan tradisi, ia tidak sekadar melahirkan praktik keagamaan, tetapi membentuk tatanan sosial yang khas dan membedakan…
Tambahan dimensi penting dalam khutbah Idul Fitri, di Masjid al-Ishaqi, Coper Kidul Ponorogo, adalah penegasan bahwa hari raya ini tidak…