Idul Fitri dan Kota yang Mendadak Sepi: Alquran, Tradisi Ramadan, dan Mudik Mahasiswa Rantau
Idul Fitri sebentar lagi. Idul fitri di Kota, seperti Kota Pendidikan Malang, selalu ada fenomena mudik mahasiswa Rantau. Puluhan atau…
Idul Fitri sebentar lagi. Idul fitri di Kota, seperti Kota Pendidikan Malang, selalu ada fenomena mudik mahasiswa Rantau. Puluhan atau…
Saat bealajar di Madrasah Ibtidaiyah Raudlatul Ulum, Ganjaran, saya diajari peribahasa “Lain lubuk lain pula ikannya” dan “Lain ladang lain pula belalangnya.” Kata Pak Munadi, guru saya waktu itu, peribahasa itu menggambarkan bahwa setiap tempat memiliki aturan, adat, dan kebiasaan yang berbeda, yang berarti setiap tempat memiliki kebiasaan, aturan, dan adat yang berbeda. Oleh karenanya, dalam berinteraksi dengan lingkungan atau masyarakat baru, seseorang harus memahami dan menyesuaikan diri dengan perbedaan yang ada. “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.” Alhasil, penting bagi kita menyesuaikan diri dengan norma dan budaya setempat.